Lompat ke isi utama
x
1

Sidang Terbuka Senat 12 Desember 2019 Dalam Rangka Pengukuhan Profesor Dari Fakultas Teknik

Sidang Terbuka Senat dalam rangka pengukuhan Profesor di lingkungan Universitas Syiah Kuala kembali diselenggarakan pada tanggal 12 Desember 2019 di AAC Dayan Dawood. Sebanyak 4 orang Profesor kembali dikukuhkan, salah satu diantaranya berasal dari Fakultas Teknik Unsyiah, yaitu Prof. Dr. M. Faisal, S.T., M.Eng.

Prof. Dr. M. Faisal, S.T., M.Eng.,  adalah Profesor ke – 9 dari Jurusan Teknik Kimia, dengan kepakaran dalam bidang ilmu Teknik Kimia. Beliau mengambil S1 pada Jurusan Teknik Kimia di Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala, S2 dan S3 pada Toyohasyi University of Technology di Jepang. Sebagai seorang Guru Besar, Prof. Dr. M. Faisal, S.T., M.Eng telah menghasilkan sejumlah penelitian yang bermanfaat bagi masyarakat, beberapa hasil dari penelitiannya telah di publikasi pada jurnal Internasional dan Nasional, hingga saat ini beliau telah memiliki publikasi sejumlah 43 judul, dan telah menerbitkan 1 buku yang berjudul Pengolahan Limbah Industri dengan proses lumpur aktif. Selain aktif sebagai dosen, beliau juga menjadi Auditor Halal LPPOM MUI Aceh.

Prof. Dr. M. Faisal, S.T., M.Eng memberikan orasi ilmiah dengan judul “Pengolahan Limbah Padat Industri kelapa Sawit : Waste Into Valuables. Indonesia dikenal dengan produksi kelapa sawitnya, dengan luas perkebunan mencapai 11,9 juta hektar. Permasalahan terbesar yang dihadapi pada saat ini dari produksi kelapa sawit adalah limbah cangkang sawit dan biomassa lainya yang cukup besar. Meskipun cangkang sawit dari produksi kelapa sawit tergolong limbah, akan tetapi dengan keilmuan saati ini limbah cangkang sawit dapat dimanfaatkan untuk berbagai macam keperluan, antara lain sebagai bahan baku boiler, sumber sellulose dan timbunan jalan. Pemanfaatan limbah cangkang sawit yang paling berkembang saat ini adalah pembuatan asap cair. Asap cair dapat dimanfaatkan dalam beberapa hal, antara lain sebagai pestisida alami, sebagai pengawet alami. Sisa dari pembakaran asap cair, juga dapat digunakan untuk membuat briket dan sebagai adsorben logam berat.

Prof. Dr. M. Faisal, S.T., M.Eng telah memanfaatkan arang sisa pembuatan asap cair dengan cara memprosesnya menjadi brisket sebagai sumber energi dan juga arang aktif yang dapat digunakan untuk menyerap berbagai logam berat. Saat ini limbah industri menjadi suatu masalah tersendiri khususnya di Indonesia, hal ini dikarenakan banyak limbah industri yang tidak dapat diolah kembali sehingga akhirnya akan merusak alam. Pengetahuan tentang pemanfaatan daur ulang limbah-limbah industri tentu akan memberikan dampat positif bagi dunia industri, Prof. Dr. M. Faisal, S.T., M.Eng dengan kelimuannya akan sangat membantu dalam pengembangan teknologi pemanfaatan biomassa industri dan daur ulang limbah yang akan terus berkembang di Indonesia.

Dikukuhkannya kembali seorang Guru Besar dari lingkungan Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala, menambah daftar jumlah Profesor menjadi 18 orang. Sejak Januari hingga Desember 2019 jumlah Profesor pada Fakultas Teknik sudah bertambah 6 orang, pada kurun waktu tersebut Fakultas Teknik juga harus kehilangan seorang Guru Besar Prof. Dr. Drs. Bastian Arifin, M.Sc dari Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik Unsyiah. Seperti kata pepatah, patah tumbuh hilang berganti, diharapkan ke depannya akan lahir kembali profesor-profesor baru, dengan keilmuan baru, yang akan memberikan kontribusi yang hilang dari Alm. Prof. Dr. Drs. Bastian Arifin, M.Sc.