Milad ke 55 dan Lustrum XI

November 8, 2018 no comments kasyful mena
Spread the love

Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala melalui Sidang Terbuka memperingati hari jadinya (Milad) ke 55 atau Lustrum XI di gedung AAC Dayan Dawood. Hadir sebagai Dies Reader Dirjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Dr. Ir. Danish H. Sumadilaga, M.Eng.Sc yang menyampaikan orasi ilmiahnya yang berjudul “Kebutuhan Insinyur serta Teknologi dalam Mendukung Pembangunan Infrastruktur di Indonesia.” (Senin, 24/9).

Wakil Rektor I Unsyiah Prof.Dr. Marwan dalam sambutannya mengatakan, Fakultas Teknik berdiri secara resmi dua tahun setelah Unsyiah ada. Oleh karena itulah, ada banyak harapan yang dibebankan kepada fakultas ini. Di antaranya adalah, fakultas ini diharapkan mampu memberi contoh teladan dalam banyak bidang, mulai dari fasilitas pelayanan, kualitas sumber daya manusia, proses yang dijalankan, hingga lulusan yang dihasilkan, serta kiprah para alumninya.

Menurut Marwan, harapan ini tidaklah berlebihan, karena sejak dulu hingga sekarang, fakultas ini masih merupakan salah satu fakultas yang berada di depan untuk banyak hal di Unsyiah.“Fakultas Teknik hingga saat ini termasuk salah satu fakultas yang para dosennya paling aktif meneliti, sehingga termasuk salah satu fakultas yang menyumbangkan paling banyak publikasi internasional bereputasi,” ujar Marwan.

Dekan Fakultas Teknik Unsyiah Dr.Ir. Taufiq Saidi, M.Eng dalam laporannya mengatakan, pelaksanaan kegiatan penelitian di Fakultas Teknik Unsyiah terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Dengan rata-rata dana penelitian tiga tahun terakhir sebesar Rp. 7.322.480.000 dan dana pengabdian sebesar Rp. 4.161.922.000.

“Kegiatan penelitian di Fakultas Teknik ini berimbas  langsung kepada jumlah publikasi ilmiah yang tercatat dengan afiliasi Unsyiah. Di mana saat ini jumlah artikel berindeks Scopus dari Unsyiah adalah 1.473 judul, di mana 990 publikasinya dalam bidang ilmu keteknikan,” kata Taufiq.

Plt Gubernur Aceh Ir. Nova Iriansyah, MT mengatakan, civitas Fakultas Teknik Unsyiah patut bersyukur karena saat ini banyak alumninya yang menduduki posisi strategis baik di pemerintahan maupun swasta. Di sisi lain, Nova mengingatkan bahwa  peringatan ini juga harus menjadi momentum untuk melakukan evaluasi dan refleksi dalam menyusun langkah yang lebih brilian ke depan.

Satu hal yang patut menjadi perhatian, kata Nova, adalah penyesuaian kurikulum yang harus diselaraskan dengan kebutuhan lapangan, sehingga mahasiswa dapat menyesuaikan kemampuannya dengan perkembangan zaman. Apalagi saat ini merupakan era industri 4.0, di mana kemampuan engineering yang berkualitas menjadi salah satu keniscayaan jika ingin bersaing di kancah global.

“Fakultas Teknik Unsyiah diharapkan mampu mengantisipasi perkembangan ini dengan terus meningkatkan kapasitasnya. Dengan semangat itu, kami yakin Fakultas Teknik ini akan mampu menjadi epicentrum bagi lahirnya para intelektual yang siap menghadirkan perubahan di masyarakat,” ujar Nova.