Aneuk Teknik Juara : Fakultas Teknik Meraih Juara 2 Mahasiswa Berprestasi Unsyiah

April 27, 2018 no comments ryan
Spread the love


Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Unsyiah telah selesai dilaksanakan. Mahasiswa Berprestasi Unsyiah 2018 Jenjang S1 diduduki oleh mahasiswa Fakultas Kedokteran Unsyiah setelah mengalahkan sekitar 36 mahasiswa lain dari berbagai fakultas di Unsyiah. Beliau ini nantinya yang akan menjadi perwakilan Unsyiah untuk mengikuti seleksi mahasiswa berprestasi tingkat Nasional.
Sebelum dilaksanakan seleksi tingkat Universitas, telah dilakukan seleksi oleh masing-masing Fakultas dengan alur seleksi sesuai dengan kebijakan fakultas. Selanjutnya, barulah mahasiswa berprestasi tingkat fakultas dikompetisikan kembali pada tingkat Universitas. Berbagai pembekalan diberikan untuk para camawapres, mulai dari pengenalan kriteria mawapres, indikator penilaian, membuat karya tulis ilmiah, pelatihan public speaking, praktik berbahas inggris dan lain-lain. Pembekalan dilaksanakan selama seminggu yang kemudian dilanjutkan dengan pembuatan karya tulis ilmiah untuk setiap camawapres. Selanjutnya, karya tulis ilmiah dipresentasikan didepan juri dan para camawapres lainnya pada 29 Maret lalu. Terpilihlah 7 finalis terbaik kemudian dimintakan kembali untuk mempresentasikan ringkasan prestasi unggulan mereka.

Fakultas Teknik Unsyiah sendiri mengirimkan 4 orang mahasiswa yang paling berprestasi sebagai perwakilan untuk mengikuti seleksi tingkat universitas. Mahasiswa tersebut adalah Miftahul Jannah Hutabarat dari jurusan Teknik Sipil angkatan 2016, Rizky Arisandi perwakilan Teknik Kimia 2015, Hendrik Leo mahasiswa Teknik Elektro 2015, dan Nadila Ulfa dari jurusan Arsitektur angkatan 2015.
Fakultas Teknik patut berbangga, Miftahul Jannah Hutabarat, salah satu dari empat perwakilan tersebut terpilih sebagai Juara kedua mahasiswa berprestasi Universitas Syiah Kuala. Dengan ipk 3.43, Miftahul Jannah atau yang biasa dipanggil Miftah, mampu mengalahkan peserta lainnya yang memiliki ipk rata-rata 3.5-an. Mahasiswi asal Subulussalam ini mampu mengalahkan peserta lainnya dengan membopong prestasi terbanyak yaitu 28 kali. Beberapa prestasi terbesarnya adalah menjadi “Best Speaker” pada event pemuda mendunia chapter Singapura, dimana saat itu sekitar 40 pemuda se-Indonesia yang memperkenalkan budaya Indonesia. Mahasiswi kelahiran Blang Glong, Pidie Jaya ini pernah juga menjadi delegasi Aceh pada World Heritage Camp yang diadakan oleh Kemendikbud, dimana sekitar 40 anak se-Indonesia diharapkan untuk mewujudkan beberapa tentative list dari World Heritage agar diakui sebagai warisan dunia oleh UNESCO. Bahkan, anak tunggal berdarah Batak-Aceh ini pernah menjadi best Idea pada Event International Summit di Malaysia saat pelaksanaan Focus Group Discussion tentang penyelesaian permasalahan negara ASEAN. Begitu banyak prestasi lainnya yang telah diukir oleh Miftah.
Berbekal statusnya kini menjadi Juara 2 Mahasiswa Berprestasi Unsyiah, tidak lantaran membuatnya menyudahi prestasinya. Miftah justru telah memiliki target prestasi lain yang akan dicapainya mendatang, diantaranya adalah untuk mengikuti Pertukaran Pelajar Antar Negara, mengikuti berbagai event fully-funded ke berbagai negara misalnya ASEAN Foundation Model Asean Meeting, ASEAN+3 Youth dan kegiatan berkaitan dengan volunteerism lainnya. Sementara targetnya yang berkaitan dengan bidang Teknik Sipilnya, Miftah sedang mempersiapkan konsep untuk mengikuti kompetisi Jembatan Indonesia.
Kesibukannya yang luar biasa itu membawanya menjadi mahasiswi yang produktif yang kaya akan prestasi. Sebab, semua perjuangan akan ada hasilnya, apapun hasilnya, tidak patut untuk disesalkan. Kini dengan predikatnya sebagai Juara kedua Mahasiswa Berprestasi Unsyiah, diharapkan Miftahul Jannah dapat terus mengukir prestasi dan mampu menginspirasi rekan-rekannya khususnya mahasiswa Universitas Syiah Kuala. [MF]