Jadi Tuan Rumah, Berikut Rangkaian Acara Munas HMGI 2018

April 16, 2018 no comments ryan
Spread the love

Banda Aceh, Media FT Unsyiah – Teknik Geofisika merupakan salah satu program studi yang ada pada jurusan Teknik Kebumian Universitas Syiah Kuala. Ada pula beberapa Universitas di Indonesia justru mengelompokkan Geofisika dalam Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Namun, hal ini dapat dipersatukan oleh HMGI yaitu Himpunan Mahasiswa Geofisika Indonesia. HMGI yang berdiri sejak 1993, telah menghimpun hampir seluruh mahasiswa Teknik Geofisika di Indonesia. Kepengurusan HMGI akan berganti setiap tahun di bulan Maret. Pergantian pengurus akan dilaksanakan pada Musyawarah Nasional (Munas) HMGI.

Berdasarkan Munas HMGI 2017 lalu di Universitas Mulawarman, Samarinda, Unsyiah terpilih sebagai tuan rumah untuk melangsungkan Munas HMGI 2018. Rangkaian Kegiatan Munas dilaksanakan sejak tanggal 10-14 Maret 2018, yang berlangsung di Banda Aceh dan Sabang. Adapun tema yang diangkat pada Munas kali ini yaitu “Geophysics Unity in Diversity for Realization of Sustainable The Earth”.

Pada hari pertama, beragam kegiatan disiapkan panitia diantaranya kegiatan  Memoir, Carrier Path dan Tour Koetaradja (Museum Tsunami, PLTD Apung, dan Masjid Raya Baiturrahman). Pembukaan Munas sendiri dilaksanakan di hari kedua bersamaan dengan Seminar Nasional di Anjong Mon Mata. Acara pembukaan ini dihadiri oleh Perwakilan Gubernur Aceh, Zainal Arifin, selaku wakil walikota Banda Aceh, Hizir selaku Wakil Rektor I Bidang Akademik Unsyiah, Lulusi Syarti selaku Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FT Unsyiah, serta jajaran dosen prodi Geofisika.

Kehadiran para tamu undangan tersebut sangat diapresiasi oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Geofisika (Hima-TG) Unsyiah. Hal ini disampaikan oleh Ketua Hima-TG, Saidina Gamal.

 “Kami sangat senang, kegiatan waktu itu dihadiri oleh pihak-pihak yang kami inginkan. Meskipun pembukaannya dilaksanakan di Hari Minggu, para tamu undangan berkenan untuk hadir, Alhamdulillah.” Tutur Saidina, saat diwawancarai Tim Media FT Unsyiah (2/4).

Bukan hanya sekadar Munas dan pemilihan ketua baru, rangkaian acara yang diadakan juga meliputi seminar nasional, Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI), dan diakhiri dengan musyawarah. Seminar nasional kali ini mengangkat tema “Strategi Pengelolaan Sumber Daya Energi untuk Masa Depan Indonesia”. Acara tersebut turut menghadirkan beberapa pemateri diantaranya dari Kementerian ESDM, SKK Migas, Presiden HAGI (Himpunan Ahli Geofisika Indonesia) dan perwakilan BMKG pusat.

Sebagai bentuk jamuan dari tuan rumah, para peserta Munas diajak berkeliling Pulau Weh, terutama Kota Sabang. Menurut Saidinal, hal ini juga menjadi salah satu kesempatan untuk memperkenalkan indahnya alam Aceh kepada para peserta, khususnya yang berasal dari luar kota dan provinsi.

“Hal ini, merupakan kesempatan untuk mengenalkan keindahan Aceh. Biasanya, kami hanya mengirimkan delegasi, namun kini, kami yang menjamu tamu untuk melihat pesona Aceh.” Kata Saidinal.

Penutupan rangkaian acara dilaksanakan di Gapang berupa gala dinner bersama seluruh peserta dan delegasi Munas.

Perlu diketahui bahwa sebelum Munas dilakukan, masing-masing wilayah telah melangsungkan Rakorwil. Aceh termasuk ke dalam Wilayah I yaitu Pulau Sumatera. Selanjutnya Aceh terpilih sebagai Koordinator Wilayah I.

Sementara berdasarkan hasil Munas, terpilihlah Muhammad Hadyan dari Universitas Pembangunan Nasional sebagai ketua umum HMGI selanjutnya. Sementara Munas Tahun 2019 yang akan datang akan dilaksanakan di Papua dengan Universitas Cendrawasih sebagai tuan rumah. [MF]

 

Editor: Gita Aulia Sinaga